KAJIAN ALIH WAHANA CERITA PENDEK “DEWI AMOR” KARYA EKA KURNIAWANKE DALAM NASKAH DRAMA PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

  • Een Nurhasanah Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Abstract

Objek penelitian yaitu naskah drama mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang, semester lima, tahun ajaran 2019/2020 mengalihwahanakan cerita pendek (cerpen) “Dewi Amor” salah satu judul cerpen dalam buku Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan ke dalam naskah drama dengan judul yang sama. Cerita yang diangkat begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari para pembaca, yaitu cerita seorang remaja laki-laki yang menyukai seorang perempuan namun tidak berani menyatakannya. Alih wahana adalah perubahan dari satu jenis kesenian ke dalam jenis kesenian lain. Suatu karya sastra tidak hanya dapat diterjemahkan melainkan juga dapat dialihwahanakan. (Sapardi, 2005: 96) Dengan adanya pengalihwahanaan tersebut maka akan menimbulkan berbagai macam perubahan baik penambahan maupun pengurangan. Pendekatan psikologi sastra adalah pendekatan yang memandang karya sastra sebagai aktivitas kejiwaan. Tokoh utama Andi mengalami halusinasi, tidak percaya diri, Generalized anxiety disorder (GAD), tidak dapat mengontrol emosi dan depresi. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Peneliti mengkaji proses perubahan bentuk cerpen ke dalam naskah drama. Hasil kajian alih wahana cerpen “Dewi Amor” ke dalam naskah drama adalah adanya perubahan narasi ke dalam bentuk dialog, penambahan nama tokoh, dan pengurangan latar tempat.

Published
2020-05-22
How to Cite
Een Nurhasanah. (2020). KAJIAN ALIH WAHANA CERITA PENDEK “DEWI AMOR” KARYA EKA KURNIAWANKE DALAM NASKAH DRAMA PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1048