ANALISIS TES DIAGNOSIS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMAN 1 CIWIDEY

  • Rusi Mulyani Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Yeti Mulyati Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Nuny Sulistiany Idris Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Keywords: Tes Diagnosis, Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Siswa SMA

Abstract

Berdasarkan hasil UNBK pada tahun 2018-2019 tingkat Kabupaten Bandung mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah Provinsi Jawa Barat mengintruksikan sekolah negeri Wilayah Kabupaten Bandung untuk melaksanakan tes diagnosis salah satunya SMA Negeri 1 Ciwidey dengan tujuan memprediksi nilai peserta didik dan mengklasifikasikan peserta didik untuk mendapatkan pendalaman materi. Penurunan hasil UNBK pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terlihat jelas dengan pencapaian nilai terkecil yang dialami peserta didik kelas XII jurusan IPA/IPS. Setiap siswa mempunyai kemampuan mengerjakan soal yang beragam, hal itu disebabkan oleh pembelajaran membaca pemahaman kurang optimal. Dari latar belakang tersebut penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa hasil analisis nilai tes diagnosis mata pelajaran Bahasa Indonesia. Terkait dengan hal tersebut, analisis yang dikembangkan adalah menentukan peringkat peserta didik dari nilai tertinggi dan nilai terendah. Analisis hasil tes diagnosis dilakukan untuk memudahkan pengajar melakukan pembekalan materi kepada peserta didik yang tingkat kemampuan menjawab soal paling sedikit dan mendapat nilai paling rendah.

Published
2020-05-22
How to Cite
Rusi Mulyani, Yeti Mulyati, & Nuny Sulistiany Idris. (2020). ANALISIS TES DIAGNOSIS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMAN 1 CIWIDEY. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/1062