PENGGUNAAN BAHASA JEPANG DALAM NOVEL TEENLIT INDONESIA

  • Ni Luh Putu Ari Sulatri Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Denpasar, Indonesia
  • Ni Made Andry Anita Dewi Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Denpasar, Indonesia
Keywords: Teenlit, Novel Pop, Bahasa Jepang

Abstract

Teenlit (teenager literature) merupakan salah satu genre dalam novel pop mutakhir Indonesia yang banyak diproduksi sejak tahun 2000-an. Di dalam perkembangannya, muncul novel teenlit Indonesia yang menampilkan cerita yang berhubungan dengan Jepang, seperti 1) Novel Tomodachi karya Winna Efendi; 2) Novel Fuurinkarya Ghyna Amanda; 3) Novel Haru no Sorakarya Laili Muttaminah; dan 4) Novel Momijikarya Orizuka. Meskipun ditulis dalam bahasa Indonesia tetapi untuk memperkuat ciri khas Jepang maka pengarang memunculkan penggunaan bahasa Jepang pada novel tersebut. Untuk mengetahui penggunaan bahasa Jepang pada novel teenlit Indonesia maka dilakukan kajian terhadap sumber data dengan pengumpulan data melalui metode simak. Pada tahap analisis diterapkan metode padan dan hasil analisis disajikan dengan metode informal. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Jepang pada novel teenlit Indonesia ditemukan berupa penggunaan nama diri dilengkapi sufiks, penggunaan kata pengisi, penggunaan ungkapan salam, kata bermuatan budaya, penggunaan alih aksara bahasa Jepang, interferensi bahasa dan fenomena kesalahan bahasa.

Published
2020-05-19
How to Cite
Ni Luh Putu Ari Sulatri, & Ni Made Andry Anita Dewi. (2020). PENGGUNAAN BAHASA JEPANG DALAM NOVEL TEENLIT INDONESIA. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/930