ANALISIS MAKNA UNGKAPAN LARANGAN BAGI WANITA HAMIL PADA MASYARAKAT TERNATE

  • Pipit Aprilia Susanti STKIP KIE RAHA
Keywords: makna, ungkapan, larangan bagi wanita hamil

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna ungkapan larangan bagi wanita hamil pada masyarakat Ternate. Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat generasi muda seringkali abai terhadap ungkapan yang sudah ada sejak dulu. Pemahaman generasi muda terkait dengan ungkapan larangan bagi wanita hamil hanya dipahami sebagai bahan menakut-nakuti atau membatasi ruang gerak bagi wanita hamil. Padahal, jika dilihat dari segi maknanya, ungkapan tersebut jika dilakukan akan menghindari wanita hamil dan janin dari ancaman baik yang terlihat maupun tidak. Penelitian ini menggunakan, metode wawancara dan rekam catat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 16 ungkapan bagi wanita hamil berupa (1) ungkapan yang ada hubungannya dengan makhluk gaib/halus, (2) ungkapan yang ada hubungannya dengan makanan/minuman, (3) ungkapan yang ada hubungannya dengan perilaku kehidupan sehari-hari. Ungkapan-ungkapan tersebut mengandung makna yang dipercaya pantang untuk dilakukan bagi wanita hamil.. Namun, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ditemukan beberapa ungkapan yang tidak sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Meski demikian, harapannya ungkapan ini dapat terus dilestarikan karena bertujuan baik, namun perlu disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Published
2020-05-19
How to Cite
Pipit Aprilia Susanti. (2020). ANALISIS MAKNA UNGKAPAN LARANGAN BAGI WANITA HAMIL PADA MASYARAKAT TERNATE. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/939