KEKHUSUSAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM KOMUNIKASI DIPLOMASI TOKOH BANGSA HAJI AGUS SALIM

  • Yulis Sulistiana Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) At-Taqwa
  • Dadang Sunendar Universitas Pendidikan Indonesia
  • Vismaia S. Damaianti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang Anshori Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Bahasa, Haji Agus Salim, Komunikasi Diplomasi, Nonverbal, Verbal

Abstract

Salah satu faktor komunikasi yang sangat penting adalah penggunaan bahasa, baik verbal maupun nonverbal. Tokoh bangsa Haji Agus Salim (HAS) memiliki kekhususan (ciri khas) penggunaan bahasa dalam komunikasi diplomasi, yang banyak menorehkan sejarah kegemilangan. Salah satu yang tak ternilai adalah pencapaian Indonesia, melalui kelihaian HAS berkomunikasi diplomasi, mendapatkan pengakuan pertama dari Mesir secara de facto kemudian secara de jure dari negara-negara Arab. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik Studi Dokumentasi untuk mengungkapkan berbagai fakta HAS melalui sumber-sumber kajian berupa hasil-hasil karya HAS, sumber tertulis, dan elektronik. Kekhususan HAS dalam berkomunikasi didukung kemahirannya berbicara lebih dari sembilan bahasa (verbal) serta gesture, ekspresi, dan intonasi (nonverbal) yang menguatkan kekokohan setiap argumennya. Pencapaian HAS yang luar biasa dalam komunikasi diplomasi menegaskan bahwa penggunaan berbahasa yang tepat akan mendukung pencapaian tujuan yang optimal.

Published
2020-05-20
How to Cite
Yulis Sulistiana Dewi, Dadang Sunendar, Vismaia S. Damaianti, & Dadang Anshori. (2020). KEKHUSUSAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM KOMUNIKASI DIPLOMASI TOKOH BANGSA HAJI AGUS SALIM. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/978