PENGARUH PENGENALAN METODE ILMIAH MELALUI DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN SUHU DAN PERUBAHANNYA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP: STUDY KASUS SISWA BARU KELAS 7 SMP NEGERI 2 NGAMPRAH

  • Isrifah SMP Negeri 2 Ngamprah Kab. Bandung Barat, Indonesia
  • Selly Feranie Departemen Pendidikan Fisika FPMIPA UPI, Bandung, Indonesia
Keywords: pembelajaran metoda ilmiah,siswa baru SMP

Abstract

Tuntutan kurikulum 2013 Pembelajaran IPA di SMP dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science. Integrative science mempunyai makna memadukan berbagai aspek yaitu domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu (Integrated Science) hendaknya menumbuhkan scientific skills yaitu keterampilan pembelajaran proses (science process skill), keterampilan berpikir (thinking skill) yaitu berpikir kreatif dan berpikir kritis, serta bisa menumbuhkan sikap ilmiah (scientific attitude). Pada saat pandemi selama kurang lebih 2 tahun, untuk siswa baru SMP yang belum begitu mengenal alat alat eksperimen dan metoda ilmiah, pemerintah mulai menerapkan Tatap Muka Terbatas (PTMT) di 2 bulan terakhir ini. Oleh karenanya pengajar IPA harus mencari alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengenalkan peserta didik baru metoda ilmiah. Pada penelitian ini telah dilakukan penelitian quasi eksperimen menggunakan metoda pre-test post-test desain untuk melihat pengaruh pengenalan metode Ilmiah melalui demontrasi pada pembelajaran suhu dan perubahannya dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi siswa. Menggunakan kelas kontrol kelas 7E sebanyak 30 peserta didik dan kelas ekperimen kelas 7A sebanyak 33 peserta didik. Kelas ekperimen diberikan pembelajaran metode ilmiah melalui demonstrasi dalam model inquiri terbimbing sedangkan kelas kontrol diberikan pembelajaran ilmiah dengan model inquiri tanpa demonstrasi. Hasil yang didapatkan gain ternormalisasi untuk kelas kontrol 0,28 (kategori rendah) sedangkan gain ternormalisasi untuk kelas eksperimen adalah 0,85 (kategori tinggi). Hal ini dibuktikan dengan capaian hasil belajar kelas ekperimen 93,7 % diatas KKM (75) dengan rata-rata kelas 92,4 sedangkan kelas kontrol nilai capaian hasil belajar 80% dibawah KKM, rata rata kelas 46,3

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-02-18