Parameter Fisis Hilal Dalam Tinjauan Model Kastner

  • Judhistira Aria Utama Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Best Time, Kriteria Visibilitas, Model Kastner, Visibilitas Hilal

Abstract

Dalam makalah ini dipaparkan perjalanan penerapan model visibilitas Kastner dalam penentuan kriteria visibilitas hilal dan waktu optimum dalam kegiatan observasi hilal. Kriteria visibilitas yang dimaksud meliputi kriteria dengan modus pengamatan mata telanjang dan berbantuan alat. Untuk waktu optimum berada dalam jendela waktu sejak Matahari terbenam hingga terbenamnya Bulan pada saat observasi hilal dilakukan. Diperoleh bahwa kurva fungsi visibilitas hilal pada modus observasi dengan mata telanjang mencapai nilai maksimumnya pascaterbenam Matahari. Kondisi saat fungsi visibilitas hilal mencapai nilai positif terbesarnya ini didefinisikan sebagai “best time” atau waktu terbaik dalam mengamati hilal. Khusus untuk kasus hilal yang hanya dapat diamati dengan bantuan alat, model Kastner memprediksi kebolehjadian mengamati hilal tanpa harus menunggu terbenamnya Matahari. Berdasarkan data yang tersedia, telah diperoleh kriteria visibilitas hilal untuk wilayah tropis dan konsep “best time” dapat dirumuskan sebagai sebuah persamaan linier sederhana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, A. K. (2017). New Moon’s Visibility Criterion Based on Photometric Data. International Journal of Science and Research (IJSR), 6(12), 1855–1858. https://doi.org/10.21275/ART20179088

Ahmed, A. K., & Aziz, A. H. A. (2014). ). Young Moon Visibility Criterion Based on Crescent Illumination and Sky Brightness Contrast Model. Middle-East Journal of Scientific Research, 21(9), 1–4.

Alferay, T., Alsaab, S., Alshehri, F., Alghamdi, A., Hadadi, A., Alotaibi, M., Almutari, K., & Mubarki, Y. (2018). Analysis of Observations of Earliest Visibility of the Lunar Crescent. The Observatory, 138(1267), 267–291.

Belokrylov, R. O., Belokrylov, S. V., & Nickiforov, M. G. (2011). Model of the Stellar Visibility During Twilight. Bulgarian Astronomical Journal, 16, 50–72.

Danjon, A. (1932). Jeunes et Vieilles Lunes (Vol. 46). L’Astronomie.

Faid, M. S., Shariffa, N. N. M., Hamidi, Z. S., Kadir, N., Ahmad, N., & Wahab, R. A. (2018). Semi- Empirical Modelling of Light Polluted Twilight Sky Brightness. Jurnal Fizik Malaysia, 39(2), 30059–30067.

Hasanzadeh, A. (2012). Study of Danjon limit in moon crescent sighting. Astrophysics and Space Science, 339(2), 211–221. https://doi.org/10.1007/s10509-012-1004-y

Hoffman, R. E. (2003). Observing the new Moon. Mon. Not. R. Astron. Soc., 340, 1039–1051.

Kastner, S. O. (1976). Calculation of the twilight visibility function of near-sun objects. The Journal of the Royal Astronomical Society of Canada, 70(4). https://adsabs.harvard.edu/full/1976JRASC..70..153K

Odeh, M. Sh. (2004). New Criterion for Lunar Crescent Visibility. Experimental Astronomy, 18(1–3), 39–64. https://doi.org/10.1007/s10686-005-9002-5

Sultan, A. H. (2006). “Best time” for the visibility of the lunar crescent. The Observatory, 126, 115–118.

Sultan, A. H. (2007). First visibility of the lunar crescent: beyond Danjon’s limit. The Observatory, 127(1), 53–59.

Sultan, A. H. (2003). Hijri Calendar & Lunar Visibility: Physical Approach.

Utama, J. A., & Efendi, R. (2012). Reliability Test of Kastner Visibility Function on Lunar Crescent Observational Data in Indonesia.

Utama, J. A., Simatupang, F. M., & Amsor. (2019). The new hilaal visibility criterion for tropical region. Journal of Physics: Conference Series, 1280(2), 022073. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1280/2/022073

Utama, J.A. (2013). Konsep “Best Time” dalam Observasi Hilal Menurut Model Visibilitas Kastner, dalam Prihantoso, K., Darmawan, D., Priyambodo, E., et al. Eds. Prosiding Seminar Nasional, Yogyakarta: Jurusan Fisika

Utama, J. A., & Siregar, S. E. (2013). USULAN KRITERIA VISIBILITAS HILAL DI INDONESIA DENGAN MODEL KASTNER. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9(2). https://doi.org/10.15294/jpfi.v9i2.3040

Utama, J. A., Zuhudi, A. R., Prasetyo, Y., Rachman, A., Sugeng Riadi, A. R., Nandi, & Riza, L. S. (2023). Young lunar crescent detection based on video data with computer vision techniques. Astronomy and Computing, 44, 100731. https://doi.org/10.1016/j.ascom.2023.100731

Published
2025-03-18