Efektivitas Peranti Distribution, Filtration, And Quality Control (Anti Difiqult) Sebagi Solusi Penyedia Air Bersih
Abstract
Air merupakan kebutuhan yang mendasar bagi kehidupan manusia. Namun, tidak sedikit masyarakat sulit mendapatkan air yang layak salah satunya untuk kebutuhan sanitasi dasar seperti yang dialami masyarakat di daerah hulu Sungai Citarum. Hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih di sekitar hulu Sungai Citarum masih dalam kategori rendah ditandai dengan nilai TDS yang tinggi dan air bersifat asam sehingga belum sesuai dengan persyaratan baku mutu air. Anti DiFiQult (Peranti Distribution, Filtration, and Quality Control) dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas air dan menjaga ketersediaan air bersih agar sesuai dengan persyaratan baku mutu air untuk kebutuhan higiene sanitasi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 23 tahun 2017. Anti DiFiQult memungkinkan terjadinya filtrasi dua cabang yang otomatis digerakkan oleh sensor raindrop sehingga air yang difiltrasi akan masuk pada jalur filtrasi sesuai kondisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Anti DiFiQult guna meningkatkan kualitas air yang dibatasi pada parameter TDS dan pH. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan cara membandingkan nilai TDS dan pH air sebelum dan sesudah proses filtrasi yang melibatkan beberapa jenis media filtrasi yaitu dakron, zeolit, pasir mangan, dan karbon aktif. Hasil penelitian yaitu Anti DiFiQult efektif menurunkan kadar TDS dan meningkatkan kadar pH air. Rerata kadar TDS yaitu 1040 mg/l menjadi 963,2 mg/l dengan persentase rerata penurunan 7,47%. Rerata kadar pH yaitu 5,8 menjadi 6,59 dengan persentase rerata kenaikan 13,58%. Kesimpulan Anti DiFiQult dalam mengurangi kadar TDS nilai p = 0,002 < α = 0,05 dan kenaikan kadar pH didapat p = < 0,001 < α = 0,05. Nilai signifikansi uji-t sampel berpasangan menunjukkan bahwa Ho ditolak yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara variabel independen dan dependen.
Downloads
References
Ariyani, S. B., Asmawit, Utomo, P. P., & Cahyanto, H. A. (2020). Peningkatan Kualitas Keasaman (pH) pada Sumber Air untuk Industri Air Mineral dengan Metode Penyaringan. Jurnal Borneo Akcaya , 6, 33-42.
Badu, R. R. (2023). Pengolahan Air Sumur Gali Menggunakan Filter dengan Karbon Aktif Untuk Mengurangi Parameter pH dan TDS. CivETech, 5(2), 45-53.
Belyaeva, O. V., Mikhailova, E. S., Timoshchuk, I. V., Gorelkina, A. K., Gora, N. V., & Golubeva, N. S. (2023). Adsorption of Manganese(II) from Aqueous Solution by Activated Carbon Granules. Coke and Chemistry, 66(11), 569–575. https://doi.org/10.3103/S1068364X23600124
Depkes, RI ; 2017, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, Dan Pemandian Umum. Depkes RI, Jakarta
Effendi, H., 2003, Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan, Kanisius, Yogyakarta
Febrina, L.; Ayuna, Astrid.: Studi Penurunan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) dalam Air Tanah Menggunakan Saringan Keramik. Jurnal Teknologi 2015, 7 (1), 35-44
Grifasi, N., Ziantoni, B., Fino, D., & Piumetti, M. (2024). Fundamental properties and sustainable applications of the natural zeolite clinoptilolite. Environmental Science and Pollution Research. https://doi.org/10.1007/s11356-024-33656-5
Kurniawati dkk.,. (2020). Peningkatan Akses Air Bersih Melalui Sosialisasi dan Penyaringan Air Sederhana Desa Haurpugur. Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat. Malang
Kusniati, E. (2023). 20 -01-2023. 2(10), 4183–4198.
Kordala, N., & Wyszkowski, M. (2024). Zeolite Properties, Methods of Synthesis, and Selected Applications. Molecules, 29(5). https://doi.org/10.3390/molecules29051069
Makmur. 2013. Efektifitas metode Cascade Dan Filtrasi Sederhana dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) Dan Mangan (Mn) Pada Air Sumur
Mugiyantoro, A. et al. (2017) ‘Penggunaan bahan alam zeolit, pasir silika, dan arang aktif dengan kombinasi teknik shower dalam filterisasi fe, mn, dan mg pada air tanah di upn “veteran” yogyakarta’, (492), pp.1127–1137.
Noorulil, B., & Adil, R. (2010). Rancang Bangun Model Mekanik Alat untuk. Preparation 1st APTECS, 1-9.
Nugroho, W., & Purwoto, S. (2013). Removal Klorida, TDS, dan Besi Pada Air Payau Melalui Penukar Ion dan Filtrasi Campuran Zeolit Aktif dengan Karbon Aktif. Jurnal Teknik Waktu.
Oxtoby, D.W. 2001. Prinsip-prinsip Kimia Modern Jilid 1 Edisi 4. Erlangga. Jakarta
Pratiwi, L. (2013). Analisis Saringan Tembikar Berlapis Larutan Perak Nitrat Terhadap Penurunan Bakteri Coliform dan Kekeruhan. Jurusan Teknik Lingkungan. FTSP ITS Surabaya.
Ramdani, D., Mukti Wibowo, F., & Adi Setyoko, Y. (2020). Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Suhu Dan Monitoring pH Air Aquascape Berbasis IoT (Internet Of Thing) Menggunakan Nodemcu Esp8266 Pada Aplikasi Telegram. Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications, 3(1), 59–068. https://doi.org/10.20895/INISTA.V2I2
Rasmito, A., Pamungkas, D., Arsandi, M., Bayu, S., & Widiarto, W. (2019). Penggunaan Manganeese Green Sand untuk Menurunkan Kadar Fe dan Mn dalam Air Tanah. Seminar Nasional Kimia dan Pembelajarannya, 30-47
Rohim, M (2019) Teknologi Tepat Guna - Air Bersih. Cikarang
Setiorini, I. A., Agusdin, Mardiana, V., Prakasa, M. W., & Sujarwo, A. (2018). Pengaruh Massa Adsorben Karbon Aktif Batubara Terhadap Penyerapan Kandungan Nilai Cod dan Toc Dalam Limbah Kain Jumputan pada Rancang Bangun Alat Adsorber. Jurnal Teknik Patra Akademika, 09(01), 14-28.
Tumimomor, F., Palilingan, S., & Pungus, M. (2020). Pengaruh Filtrasi Terhadap Nilai pH, TDS, Konduktansi dan Suhu Air Limbah Laundry. Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika, 1(1), 1-9.
WHO, 2003. Total dissolved solids in Drinkingwater. Geneva Switzerland: World Health Organization.