Karakterisasi tes keterampilan berpikir kritis pada materi momentum dan impuls menggunakan analisis graded parcial credit model

  • Sinta Windianovi Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
  • Ridwan Efendi Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
  • Harun Imansyah Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
Keywords: keterampilan berpikir kritis, karakteristik tes, graded parcial credit model

Abstract

Upaya untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dapat membantu generasi emas tumbuh dan berkembang secara dinamis dan aktif, maka dibutuhkan manusia yang tidak hanya cerdas berpikir dari kegiatan menghafal, melainkan kecerdasan yang dibentuk dari proses pembiasaan untuk menyelesaikan masalah dan berpikir kritis. Berpikir kritis tidak hanya dapat dikembangkan melalui pembelajaran, tetapi dapat dikembangkan dan ditingkatkan melalui suatu evaluasi berbentuk tes yang mencerminkan berpikir kritis. Namun, ketersediaan tes instrumen keterampilan berpikir kritis di tingkat Sekolah Menengah Atas sangat terbatas.Penelitian ini bertujuanmendeskripsikan karakteristik tes keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi momentum dan impuls. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang terdiri dari 2 tahap penting yaitu tahap konstruksi dan
tahap validasi. Partisipan dalam uji coba instrumen melibatkan 121 siswa yang berasal dari empat SMA Negeri di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Instrumen tes ini terdiri dari 15 butir soal essay dengan 5 aspek keterampilan berpikir kritis. Secara umum hasil instrumen tes keterampilan berpikir kritis memenuhi kriteria valid. Karakteristik tes menggunakan analisis teori respon butir dengan model Graded Parcial Credit Model (GPCM) menunjukan bahwa karakteristik tes memiliki nilai daya pembeda dengan kategori baik (rentang 0,04 hingga 2,61), nilai tingkat kesukaran dengan kategori baik (rentang -4,77 sampai 3,10) dan nilai reliabilitas tes dikategorikan dalam kemampuan rata-rata sampai kemampuan sangat tinggi (rentang -0,20 sampai 2,20). Nilai daya pembeda instrumen secara keseluruhan tergolong baik dalam kategori sedang (1,19) dan nilai tingkat kesukaran instrumen secara keseluruhan tergolong baik dalam kategori sedang (0,6).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-02-01