EKSPLORASI POLA PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH GURU BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH
Keywords:
Guru Bahasa Indonesia, Pemanfaatan Media Sosial, Pragmatisme PedagogisAbstract
Pemanfaatan media sosial dalam dunia Pendidikan telah mengalami perkembangan yang signifikan terutama dalam mendukung pembelajaran abad ke-21, namun pola penggunaannya oleh guru Bahasa Indonesia belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola pemanfaatan media sosial oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah mulai dari pemanfaatan hingga tantangan yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh bersumber dari hasil survei melalui kuesioner daring terhadap 30 guru Bahasa Indonesia di Tasikmalaya yang mengajar di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sering memanfaatkan media sosial dengan pola yang bertingkat. Guru secara signifikan lebih memilih platform yang mendukung mereka sebagai kurator konten pembelajaran yang efisien (Youtube, 97%) daripada platform yang menuntut peran guru sebagai kreator konten pembelajaran yang lebih berisiko (TikTok dan Instagram, 50%). Pemilihan ini didasari pertimbangan pragmatisme pedagogis, guru lebih memilih menjaga agar pembelajaran berjalan dengan baik dan melindungi fokus belajar peserta didik. Penelitian ini juga mengemukakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh guru dalam memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran bukan terletak pada ranah kompetensi pedagogis guru, melainkan pada faktor eksternal seperti keterbatasan infrastruktur internet dan kebutuhan akan pelatihan yang lebih spesifik.