PANDANGAN ONTOLOGIS GURU BAHASA INDONESIA TENTANG HAKIKAT BAHASA DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN
Keywords:
Hakikat Bahasa, Ontologi Bahasa, Pandangan Guru, Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kajian yang menelaah pandangan ontologis guru terhadap hakikat bahasa sebagai dasar filosofis dalam pengajaran Bahasa Indonesia. Padahal, pandangan dasar tersebut berpotensi memengaruhi cara guru mengonstruksi pembelajaran, memilih prioritas materi, dan menentukan arah evaluasi belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan ontologis guru Bahasa Indonesia mengenai hakikat bahasa, makna, dan pengetahuan bahasa serta menjelaskan keterkaitannya dengan praktik pembelajaran di jenjang SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan delapan guru sebagai partisipan yang dipilih secara purposif. Data dijaring melalui Google Form dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan lima kategori pandangan ontologis, yaitu strukturalis, fungsional-sosial, estetis-kreatif, kritis-diskursif, dan integratif-multidimensional. Mayoritas responden memandang makna sebagai entitas yang dinamis dan dinegosiasikan dalam konteks penggunaan, sementara seluruh responden menempatkan pengetahuan bahasa sebagai kompetensi fungsional, bukan sekadar hafalan struktur. Terdapat korelasi konsisten antara pandangan ontologis guru dengan fokus pengajaran yang mereka lakukan. Temuan ini memperluas kajian teacher beliefs pada level filosofis dan menegaskan pentingnya kesadaran ontologis guru dalam membentuk keputusan pedagogis. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya integrasi refleksi ontologis dalam program pendidikan guru, pengembangan kurikulum yang adaptif, serta penyusunan bahan ajar yang sensitif terhadap keragaman paradigma bahasa.