MEMBAHAS PERMASALAHAN REPRODUKSI PENGETAHUAN DAN DISEMINASI BUDAYA DALAM PENERJEMAHAN BAHASA DARI PERSPEKTIF EPISTEMOLOGIS
Keywords:
Budaya, Epistemologi Penerjemahan, Penerjemahan, Reproduksi PengetahuanAbstract
Penelitian ini dimulai dari penjabaran permasalahan bagaimana perbedaan linguistik dan struktur kognitif mempengaruhi proses penerjemahan, dan tantangan untuk mencapai keseimbangan antara ketepatan informasi budaya dalam bahasa sumber dan pemahaman khalayak bahasa sasaran. Membahas penerjemahan sebagai alat penyebaran pengetahuan dan pertukaran budaya dari perspektif epistemologi, dan menganalisis makna filosofisnya dalam proses rekonstruksi dan reproduksi pengetahuan antara bahasa dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian literatur dan analisis isi untuk mengidentifikasi strategi penerjemahan yang menjaga integritas pesan bahasa sumber dan memastikan penerimaan budaya oleh khalayak sasaran. Artikel ini menganalisis perbedaan budaya, bias intelektual, dan dilema etika dalam penerjemahan melalui perspektif teoretis seperti kesetaraan dinamis dan pergeseran paradigma, serta mengungkap kompleksitas komunikasi lintas budaya dalam praktik penerjemahan dan dampaknya yang mendalam terhadap budaya sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemahan tidak hanya konversi semantik, tetapi juga melibatkan adaptasi konteks budaya dan rekonstruksi struktur pengetahuan. Selain itu, penelitian ini mengusulkan untuk mengurangi bias pengetahuan dalam penerjemahan dengan memperkuat reproduksi konteks budaya dan kerja sama multidisiplin, sehingga memberikan implikasi teoretis dan praktis terhadap komunikasi lintas budaya.