KEDWIBAHASAAN DAN DIGLOSIA DALAM PEMBELAJARAN MAHASISWA MKWK BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM
Keywords:
Diglosia, Kedwibahasaan, MKWK Bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman latar belakang sosial mahasiswa, yang berasal dari Bima, Sumbawa, Lombok, Jawa, Bali dan NTT sehingga banyak yang mengalami bilingualisme bahkan multilingualisme. Kondisi ini memunculkan fenomena kedwibahasaan dan diglosia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penggunaan dua bahasa dan variasi bahasa dengan fungsi sosial berbeda terhadap proses pembelajaran, serta mengetahui peran kedwibahasaan dan diglosia dalam pemahaman mahasiswa selama pembelajaran Bahasa Indonesia di UNW Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan data dikumpulkan melalui survei angket dan wawancara. Sampel terdiri dari 298 mahasiswa MKWK dan 2 dosen Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena diglosia dalam lingkungan akademik memberikan dinamika khusus dalam interaksi bahasa antara dosen dan mahasiswa. Kedwibahasaan tidak hanya memperkaya kemampuan berbahasa mahasiswa, tetapi juga menuntut adaptasi strategi pembelajaran agar lebih efektif. Selain itu, kedwibahasaan dan diglosia berperan penting dalam penentuan bahan ajar dan pemilihan metode pengajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih responsif terhadap konteks sosial-bahasa mahasiswa.