REVITALISASI MITOS NYI RORO KIDUL MELALUI SENI PERTUNJUKAN TEATER
Keywords:
Alih Wahana, Mitos Nyi Roro Kidul, Seni Pertunjukan TeaterAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya revitalisasi mitos Nyi Roro Kidul di era globalisasi yang mengikis budaya lokal. Mitos ini mengandung nilai-nilai sosial, agama, dan tradisi masyarakat Jawa, tetapi mulai dilupakan oleh generasi muda. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses revitalisasi mitos Nyi Roro Kidul dapat dilakukan melalui seni pertunjukan teater agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan mengkaji proses revitalisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan teori struktur Lévi-Strauss, mitos dianalisis berdasarkan struktur mendalam (deep structure) yang terdiri dari hubungan antar unit terkecil mitos yang bersifat oposisi berpasangan (binary opposition). Dalam konteks revitalisasi teater, hal ini berarti mitos Nyi Roro Kidul dikaji sebagai sebuah struktur naratif dan simbolik dengan transformasi atau alih wahana pada berbagai bentuk seni pertunjukan untuk menghidupkan kembali makna dan nilai mitos dalam bentuk baru yang relevan dengan masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada Mitos Nyi Roro Kidul dalam kehidupan masyarakat Jawa. Data dianalisis secara mendalam untuk memahami bagaimana mitos ini dapat dihidupkan kembali melalui seni pertunjukan teater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan teater dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan budaya yang terkandung dalam mitos Nyi Roro Kidul. Selain itu, pendekatan inovatif dalam seni pertunjukan teater dapat menarik minat generasi muda untuk lebih menghargai dan memahami mitos tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian budaya lokal melalui seni pertunjukan teater. Dengan demikian, mitos Nyi Roro Kidul tidak hanya menjadi cerita usang, tetapi juga tetap relevan dan memberikan inspirasi bagi masyarakat.