IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM SEBAGAI KATALISATOR PENINGKATAN LITERASI BERMAKNA

Authors

  • Ai Rohmawati Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Isah Cahyani Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Vismaia S. Damaianti Universitas Pendidikan Indonesia Author

Keywords:

Krisis Literasi, Literasi Bermakna, Pembelajaran Mendalam

Abstract

Pembelajaran Mendalam atau deep learning hadir sebagai solusi atas permasalahan  pembelajaran selama ini yang dianggap baru menyentuh aspek kognitif. Pembelajaran  Mendalam (PM) dirancang sebagai pendekatan yang mampu menjawab tantangan krisis literasi  dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  bagaimana pendekatan pembelajaran mendalam dapat diterapkan dalam proses pembelajaran  untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui 3M (Memahami, Mengaplikasi, dan  Merefleksi). Pada hakikatnya, Pembelajaran Mendalam mampu mendorong pengembangan  keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan penerapan pengetahuan dalam konteks dunia  nyata, serta pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui  kegiatan literasi bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan  pendekatan penelitian kepustakaan atau studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber  akademis, termasuk jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan publikasi yang relevan serta  jurnal pengalaman belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan  pembelajaran mendalam melalui literasi bermakna dapat meningkatkan kemampuan literasi  siswa yang berdampak pada pengalaman belajar mereka sehingga mampu mengubah pola pikir  dan pola hidup melalui aktivitas literasi bermakna. Namun, pendekatan ini masih dibenturkan  oleh tantangan dari berbagai hal, termasuk sumber daya guru, teknologi, kebijakan, serta sarana  dalam sistem pendidikan. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur penerapan  pembelajaran mendalam dalam pendidikan dan memberikan rekomendasi bagi para pendidik  dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. 

 

Published

2026-03-14