TANTANGAN DALAM IMPLEMENTASI: ANALISIS KEBIJAKAN DAN PRAKTIK ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM)
Keywords:
Asesmen Kompetensi Minimum, Kebijakan Pendidikan, Praktik Asesmen, Tantangan PendidikanAbstract
Implementasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menghadapi tantangan signifikan yang dapat menghambat efektivitas AKM sebagai alat evaluasi untuk mengembangkan kompetensi literasi dan numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kebijakan dan praktik implementasi AKM di sekolah, serta memberikan rekomendasi untuk optimalisasi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan pertanyaan terbuka dan tertutup yang disebarkan kepada guru dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas guru memahami konsep AKM, tetapi dalam implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan, dan kesulitan menyesuaikan kurikulum. Tantangan lainnya adalah keterbatasan dalam pengembangan soal berbasis kompetensi sesuai standar AKM dan kendala teknis pada jaringan internet. Penelitian ini merekomendasikan penyediaan pelatihan intensif, panduan teknis yang komprehensif, dan peningkatan fasilitas teknologi untuk mendukung implementasi AKM secara merata dan inklusif. Dukungan kolaboratif dari pemerintah, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan keberhasilan AKM sebagai alat evaluasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.