OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK MELALUI LINGKUNGAN LITERASI RUMAH
Keywords:
Lingkungan Literasi Rumah, Membaca Permulaan Anak, Peran Orang TuaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi peran orang tua terhadap kemampuan membaca permulaan anak melalui lingkungan literasi rumah. Membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan literasi lanjutan anak, sehingga membutuhkan dukungan dan peran aktif dari orang tua. Peran orang tua menjadi krusial, tidak hanya sebagai penyedia fasilitas, tetapi juga sebagai teladan dan fasilitator dalam menciptakan pengalaman literasi yang bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah mengenai keterlibatan orang tua, lingkungan literasi rumah, serta perkembangan kemampuan membaca awal anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan literasi rumah yang kaya, meliputi ketersediaan bahan bacaan yang beragam, pembiasaan kegiatan membaca bersama, serta komunikasi yang menstimulasi bahasa, berpengaruh signifikan terhadap perkembangan fonologis, kosakata, pemahaman teks, serta motivasi membaca anak. Orang tua yang secara konsisten melibatkan diri dalam aktivitas literasi, seperti membacakan cerita, berdiskusi tentang isi bacaan, maupun memberi dukungan terhadap eksplorasi bahasa, terbukti mampu meningkatkan kesiapan anak untuk memasuki tahap membaca selanjutnya dalam menjangkau pendidikan berkualitas dan meningkatkan kompetensi literasi digital. Simpulan dari kajian ini bahwa optimalisasi peran orang tua dalam membangun lingkungan literasi rumah menjadi kunci keberhasilan pengembangan kemampuan membaca permulaan anak. Implikasi penelitian menegaskan perlunya program pendampingan bagi orang tua, penyediaan sumber bacaan yang ramah anak, serta penerapan strategi praktis membangun rutinitas literasi di rumah. Upaya tersebut dapat memperkuat sinergi antara lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah dalam mempersiapkan anak menghadapi tantangan literasi digital pada masa mereka beranjak dan tumbuh dewasa.