Evaluasi Kinerja Seismik Bangunan Eksisting Beton Bertulang Dengan Perkuatan FRP Wrapping Berdasarkan ASCE 41-17
Keywords:
ASCE 41-17, FRP, Kinerja Seismik, Retrofitting, SStruktur Beton BertulangAbstract
Indonesia merupakan wilayah rawan gempa, sehingga banyak bangunan beton bertulang eksisting berisiko mengalami kerusakan struktural. Retrofitting dengan FRP (Fiber Reinforced Polymer) menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja seismik, namun evaluasi berbasis standar internasional seperti ASCE 41-17 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik bangunan beton bertulang eksisting sebelum dan sesudah retrofitting dengan FRP wrapping berdasarkan standar ASCE 41-17. Metode yang digunakan adalah studi literatur kasus pada gedung tinggi 12 lantai di Los Angeles. Evaluasi dilakukan dengan analisis nonlinier statik (pushover analysis) menggunakan software ETABS untuk membandingkan kapasitas struktur sebelum dan sesudah perkuatan, serta menilai tingkat kinerja (IO, LS, CP). Hasil menunjukkan bahwa sebelum retrofit, struktur memiliki defisiensi kapasitas geser hingga 30% dan distribusi sendi plastis yang tidak ideal. Setelah penerapan skema full-wrap FRP dengan angkur, terjadi peningkatan signifikan pada kapasitas geser, daktilitas (rotasi inelastis mencapai 0,038 rad), dan disipasi energi (meningkat 108% dibandingkan U-wrap tanpa angkur). Mode kegagalan berubah dari geser getas menjadi lentur daktail. Retrofitting dengan full-wrap FRP terbukti efektif meningkatkan kinerja seismik bangunan eksisting, memenuhi kriteria Life Safety berdasarkan ASCE 41-17, dan menawarkan solusi detailing inovatif yang relevan secara internasional.
Downloads
References
Anacleto-Lupianez, S. H. (2024). Seismic retrofit case study of shear-critical RC moment-frame T-beams strengthened with full-wrap FRP anchored strips in a high-rise building. Preprint.
ASCE. (2017). ASCE 41-17: Seismic evaluation and retrofit of existing buildings. American Society of Civil Engineers.
Balkaya, C. (2024). Testing and modelling of building envelope retrofit system for rapid seismic strengthening of important RC buildings. Modelling and Simulation in Engineering, 2024(1), 22. https://doi.org/10.1155/2024/6730349
Damayanti, C., Yamko, A., Souisa, C., Barends, W., & Naroly, I. (2020). Pemodelan segmentasi Mentawai-Pagai: Studi kasus gempa megathrust di Indonesia. Jurnal Geosains dan Remote Sensing. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i2.56
Grelle, S. V., & Sneed, L. H. (2013). Review of anchorage system for externally bonded FRP laminates. International Journal of Concrete Structures and Materials, 7(1), 17–33.
Hartman, G., Anondho, B., Waty, M., & Thedja, J. (2025). Studi perbandingan biaya-manfaat retrofitting struktur bangunan eksisting berdasarkan Tier 1 analysis ASCE 41-17. Jurnal Mitra Teknik Sipil, 8(3), 951–958. https://doi.org/10.24912/jmts.v8i3.34115
Hidayati, N., Priyosulistyo, H., & Triwiyono, A. (2021). Evaluasi dan retrofit struktur gedung beton bertulang akibat kebakaran. INERSIA Informasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil, 17(1), 57–67. https://doi.org/10.21831/inersia.v17i1.35888
Kabashi, N. M. (2025). Advancements in fiber-reinforced polymer (FRP) retrofitting techniques for seismic resilience of reinforced concrete structures. Buildings, 15(4), 587.
Kamgar, R. B. (2019). A new formulation for prediction of the shear capacity of FRP in strengthened reinforced concrete beams. Soft Computing, 24, 6871–6887.
Masri, R. M., Purwaamijaya, I. M., Vitada, V., & Hapsari, A. S. (n.d.). Evaluation and implementation of green building in office building (Case study: Munara 99 Sabilulungan building). Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(6), 1573–1580.
Pranata, G. (2017). Analisis pengaruh friction damper terhadap upaya retrofitting bangunan di Jakarta. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 1(1), 293–301. https://doi.org/10.24912/jmstkik.v1i1.442
Zebua, D., & Koespiadi. (2022). Performance evaluation of high-rise building structure based on pushover analysis with ATC-40 method. Applied Research on Civil Engineering and Environment (ARCEE), 3(02), 54–63. https://doi.org/10.32722/arcee.v3i02.4334