The application of the two stay two stray (TSTS) model to improve student learning outcomes in social studies learning in schools
Keywords:
cooperative learning, two stay two stray, learning outcomes, natural and social science learningAbstract
An effective learning model is the key to achieving quality learning outcomes. However, conventional learning methods such as lectures are often less able to actively engage students, so students' participation and academic achievement are less optimal. This research is motivated by the low learning outcomes of grade IV students of SDN 1 Parungsari in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). This study aims to improve student learning outcomes and their active involvement through the application of the Two Stay Two Stray (TSTS) type of Cooperative Learning model. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in three cycles, with a qualitative approach and data collection techniques in the form of observations, interviews, and tests. The results show that the TSTS model is effective in increasing student active engagement and creating a more interactive and collaborative learning environment. This model encourages students to actively participate in group discussions and strengthen their understanding of the material through the exchange of information between groups. Further research is suggested to adapt this model to other subjects to expand the positive impact on improving student learning outcomes.
Downloads
References
Astuti, Y. P., Wahdian, A., & Jamilah, J. (2024). Penerapan model cooperative learning dengan teknik two stay two stray dalam pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.246.
Hatmanto, E. (2019). Metode pengajaran konvensional sebabkan siswa kurang berpikir kritis. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Makhdalena. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS menggunakan model cooperative learning tipe two stay two stray (TSTS) di Kelas V SD Negeri 61 Kajai Pisik Kecamatan Lubuk Basung pada semester genap tahun Pelajaran 2020/2021. Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan, 61.
Mesah, D. B., Wahyuni, S., & Liliek, T. (2020). Penerapan cooperative learning two stay two stray untuk meningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa SMA. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 6(2). https://doi.org/10.22219/jinop.v6i2.13461
Musrizal, M., & Azhar, A. (2024). Inovasi guru dalam meningkatkan kreatifitas berpikir anak di era 4.0. Al-Rabwah, 18(01), 040–048.
Retno Ayu Wulandari, Nailla Rafa Safitri, Nilot Pramudita Ayu Mahesty, Alif Kurniyanto, Fitrotul Afifah, Abdul Rahman Bin Rahim, & Suhariyanto Suhariyanto. (2024). Peningkatan skill wawancara narasumber melalui pelatihan jurnalistik teknik wawancara narasumber pada siswa SMA 02 Masehi PSAK Semarang. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(3), 205–218. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i3.1094
Sappaile, B. I. (2007). Konsep instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 379–391. https://doi.org/10.24832/jpnk.v13i66.356
Saputra, N. (2021). Penelitian tindakan kelas. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Saraswati, S. (2021). Tahapan PTK. Penelitian Tindakan Kelas, 49.
Suhelayanti, S., Z, S., Rahmawati, I., Tantu, Y., Kunusa, W., Nasbey, N., S.Tangio, J., & Anzelina, D. (2023). Buku refernsi pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS). Yayasan Kita Menulis.
Susilo, H., Chotimah, H., & Sari, Y. D. (2022). Penelitian tindakan kelas. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Susiyani, R. (2022). Upaya peningkatan hasil belajar IPA melalui model problem based learning (PBL) tipe kooperatif two stay two stray (TSTS). JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 21(2), 171–181.
Sutrisna, E. (2016). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipetwo stay two stray untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas IV SD Negeri 010 Silikuan Hulu. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 172. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v5i2.3707
Syamsiah, S. (2014). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray pada mata pelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV A SDN Simomulyo 8 Surabaya. Universitas Negeri Surabaya, 2(1).
Astuti, Y. P., Wahdian, A., & Jamilah, J. (2024). Penerapan model cooperative learning dengan teknik two stay two stray dalam pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.246.
Hatmanto, E. (2019). Metode pengajaran konvensional sebabkan siswa kurang berpikir kritis. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Makhdalena. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS menggunakan model cooperative learning tipe two stay two stray (TSTS) di Kelas V SD Negeri 61 Kajai Pisik Kecamatan Lubuk Basung pada semester genap tahun Pelajaran 2020/2021. Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan, 61.
Mesah, D. B., Wahyuni, S., & Liliek, T. (2020). Penerapan cooperative learning two stay two stray untuk meningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa SMA. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 6(2). https://doi.org/10.22219/jinop.v6i2.13461
Musrizal, M., & Azhar, A. (2024). Inovasi guru dalam meningkatkan kreatifitas berpikir anak di era 4.0. Al-Rabwah, 18(01), 040–048.
Retno Ayu Wulandari, Nailla Rafa Safitri, Nilot Pramudita Ayu Mahesty, Alif Kurniyanto, Fitrotul Afifah, Abdul Rahman Bin Rahim, & Suhariyanto Suhariyanto. (2024). Peningkatan skill wawancara narasumber melalui pelatihan jurnalistik teknik wawancara narasumber pada siswa SMA 02 Masehi PSAK Semarang. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(3), 205–218. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i3.1094
Sappaile, B. I. (2007). Konsep instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 379–391. https://doi.org/10.24832/jpnk.v13i66.356
Saputra, N. (2021). Penelitian tindakan kelas. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Saraswati, S. (2021). Tahapan PTK. Penelitian Tindakan Kelas, 49.
Suhelayanti, S., Z, S., Rahmawati, I., Tantu, Y., Kunusa, W., Nasbey, N., S.Tangio, J., & Anzelina, D. (2023). Buku refernsi pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS). Yayasan Kita Menulis.
Susilo, H., Chotimah, H., & Sari, Y. D. (2022). Penelitian tindakan kelas. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Susiyani, R. (2022). Upaya peningkatan hasil belajar IPA melalui model problem based learning (PBL) tipe kooperatif two stay two stray (TSTS). JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 21(2), 171–181.
Sutrisna, E. (2016). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipetwo stay two stray untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas IV SD Negeri 010 Silikuan Hulu. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 172. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v5i2.3707
Syamsiah, S. (2014). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray pada mata pelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV A SDN Simomulyo 8 Surabaya. Universitas Negeri Surabaya, 2(1).
Zulfirman, R. (2022). Implemetasi metode outdoor learning dalam peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Medan. Jurnal Penelitian, 3(2).
Adhandayani, A., Psi, S., & Si, M. (t.t.). Metode Observasi dalam Penelitian Kualitatif.
Hasanah, I., Nurjanah, U., & Muslim, I. B. (t.t.-a). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa MTS Raudlatus Syabab Jember.